sbobet mobile, sbobet wap Sbobet,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Kelebihan Arsenal Selama Paruh Musim

Kelebihan Arsenal Selama Paruh Musim – Dengan empat bulan tersisa dan 17 pertandingan yang harus dijalani, akan saya sajikan beberapa alasan Arsenal sedang memimpin perburuan gelar juara Premier League hingga saat ini.

Work Rate Arsenal Untuk Merebut Bola

Kita semua tahu sebelum pertandingan melawan Villa diawal pekan bahwa Arsenal adalah tim yang sangat bagus saat menguasai bola.

Tapi di Villa Park, mereka juga tampil bagus saat harus kehilangan bola.

Ada beberapa momen dimana mereka tampil sangat tangguh secara defensif di hari itu, seperti di menit-menit akhir saat Olivier Giroud harus kehilangan bola di dekat kotak penalti Aston Villa, tapi dia mau berlari hingga 60 yards hanya untuk melakukan tekel, tugas yang biasanya diemban oleh seorang bek kiri.

Bukan hanya Giroud saja. Arsenal dapat menjaga penguasaan bola dengan baik di babak pertama, tapi mereka tampil bekerja keras di babak kedua saat kehilangan bola.

Gol Arsenal juga lahir dari situasi demikian, saat Jack Wilshere memaksa Fabian Deplh untuk melakukan kesalahan, dan dari bola yang direbut Wilshere, Giroud menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

The Gunners memang kehilangan penguasaan bola setelah Andreas Weimann masuk dimenit ke 73, tapi mereka tetap tangguh.

Soliditas Yang Mengejutkan di Lini Belakang

Pertandingan Arsenal Bersama Mertesacker dan Koscielny sejak 2012

pertandingan
main 27
menang 19
Imbang 8
Kalah 0
Clean sheets 16

Beberapa tahun yang lalu, bila sebuah tim menekan Arsenal dengan intens seperti yang dilakukan Villa, the gunners pasti akan melakukan kesalahan yang berakibat gol lawan.

Tapi tim Wenger menunjukkan sejak Natal bahwa mereka sangat rapat sekarang, dengan permainan bertahan yang bersemangat saat melawan Newcastle, dan terulang di 15 menit terakhir pertandingan melawan Villa.

Bersama Chelsea dan Everton, Arsenal menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Premier League, mereka kebobolan 19 gol dalam 21 pertandingan.

Sulit untuk menyangka Arsenal mendapatkan hasil seperti ini setelah mereka dikalahan Villa 1-3 di Emirates.

Namun Per Mertesacker dan Koscielny telah membentuk kerjasama yang brilian di belakang. Dengan catatan sudah hampir 2 tahun Arsenal terakhir kali mengalami kekalahan saat keduanya bermain bersama, yakni pertandingan yang berlangsung dikandang dengan kemenangan Manchester United 2-1, 22 Januari 2012.

Mertesacker bukan pemain tercepat tapi dia cerdas membaca pertandingan, dia juga tak takut berduel udara dengan keras.

Lini Tengah Yang Berkelas

Villa bermain dengan tiga formasi yang berbeda – memulai pertandingan dengan 5-3-2, berubah menjadi 4-4-2 saat Nathan Baker cedera dan berganti menjadi 4-3-1-2 di babak kedua.

Tapi formasi apapun yang dipakai Villa, Arsenal mampu menyesuaikan dengan baik, mereka beradaptasi dan menemukan ruang untuk passing pendek diantara pemain tengah.

Kendati Walcott harus beristirahat hingga akhir musim, gelandang Arsenal tetap yang terkuat dalam hal kualitas, versaittle, dan kedalaman.

Seperti komentar Pep Guardiola, tim yang mampu memenangkan pertandingan secara konsisten adalah tim yang memiliki lini tengah yang kuat.

judi online Maxbet