Jerman Memiliki Segalanya untuk Juara Euro 2012
Sepakbola Jerman memang selalu menjadi salah satu tempat sepakbola yang menjadi legenda. Banyak para pemain bintang yang telah dibesarkan disana. Adapun para pemain Jerman yang telah hijrah ke Liga lain. Kabar terbaru jika jerman memiliki segalanya untuk juara Euro 2012. hal ini diungkapan oleh legenda sekaligus bos besar Bayern Munich, Uli Hoeneβ, kali ini adalah momen yang tepat bagi Jerman, untuk menjadi jawara Eropa lagi. Terlebih melihat perkembangan yang terjadi, selama beberapa waktu ini di bawah asuha Joachim Löw. Sejak dipegang Löw, masyarakat Jerman terhadap prestasi timnasnya kian antusias. Apalagi sejak menjadi runner up Euro 2008 dan juara ketiga Piala Dunia 2010. Performa Jerman juga bisa dibilang stabil dan konsisten.
Terlihat dari bagaimana Die Nationalmannschaft melangkah ke putaran final dengan pasti, dari fase kualifikasi. Dan yang paling mencolok dan membuat Hoeneβ kian yakin terhadap Jerman kali ini, adalah ketika Jerman membuat Belanda mati kutu, di sebuah laga uji coba. Bulan November lalu, De Oranje dan Jerman bentrok dalam partai persahabatan. Tapi memang sudah dari ‘sononya’, terlebih masalah historis, tak ada yang namanya pertandingan yang betul-betul persahabatan di antara keduanya.
Der Panzer sukses melibas Belanda, 3-0 dan kemenangan itu disambut gegap gempita oleh seluruh warga dan fans Jerman di manapun. Tapi keadaan berbeda terlihat di Belanda, rona kekecewaan yang hanya terpampang di tiap manusia yang mengaku warga negara Belanda atau mengaku sebagai fans Belanda.
Permainan Jerman saat itu mengundang kekaguman, bahkan untuk Hoeneβ. Oleh karena itu, Hoeneβ yakin, Trofi Euro hanya tinggal menunggu waktu untuk sampai ke genggaman Jerman. “Anda harus angkat topi untuk Löw dan timnya. Sejak babak pertama ketika menang 3-0 melawan Belanda, Jerman memainkan sepakbola dari planet lain,” sanjung Hoeneβ, seperti dikutip Goal, Kamis (5/1/2012).
“Berdasarkan pertandingan itu, saya yakin kami akan menjadi juara Eropa. Tim nasional kami sudah punya segalanya untuk mengalahkan siapapun,” pungkasnya.
Sedangkan beberapa waktu lalu, Low Akui Buruknya Penanganan Karier Ballack.Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Low akhirnya mengakui bahwa berahirnya karir Michael Ballack di tim nasional Jerman ditangani dengan buruk. Loew juga mengaku sangat ingin memperbaiki hubungannya dengan mantan kapten timnas Jerman tersebut.
Ballack sejatinya akan dijadikan pemain senior yang memimpin der Panser di Piala Dunia 2010 oleh Low. Namun cedera di final FA Cup kala Chelsea bersua Portsmouth membuat pemain yang kini berusia 35 tahun itu tidak ikut ke Afrika Selatan. Setelah Ballack sembuh, Low mengungkapkan di bulan Juni lalu bahwa dirinya tidak ingin membawa Ballack itu dalam kualifikasi Euro 2012. Hal itu dikarenakan dirinya ingin fokus dalam pengembangan pemain muda.
Namun di luar dugaan, asosiasi sepak bola Jerman malah menawarkan Ballack partai perpisahan dari tim nasional dalam laga persahabatan antara Jerman dengan Brasil. Hal itu membuat Ballack marah, dan merasa tidak diperlakukan dengan baik oleh Low serta menganggap laga perpisahan itu sebagai lelucon. “Kami semua yang terlibat dalam hal itu harus menemukan solusi yang lebih baik. Semua pihak yang terlibat. Seperti saat itu, dan bagaimana itu berlanjut kini, itu tidak memuaskan,” tegas Low seperti dilansir dari Soccerway, Senin (19/12/2011).
Low sendiri ternyata tidak ingin hubungannya dengan Ballack terus membeku dengan menyatakan,“ Saya harap bisa memperbaiki hal ini suatu saat nanti.”
Ballack memang sebelumnya adalah nyawa di lini tengah Jerman. Namun sejak ditangani Low, ketergantungan atas sosok Ballack menghilang karena munculnya sosok semacam Sami Khedira dan Mesut Ozil. Usia yang semakin senja serta kerap didera cedera menjadi salah satu alasan utama Low menepikan Ballack, hal yang pada akhirnya mengorbankan hubungan kedua orang berpengaruh di ranah sepak bola Jerman tersebut.
