Jermain Defoe Masih Dibutuhkan Tottenham Hotspur

 

Jermain Defoe Masih Dibutuhkan Tottenham Hotspur – Keberadaan Jermain Defoe di White Hart Lane tinggal menunggu hitungan waktu. Kendati demikian penyerang internasional Inggris itu masih mampu menunjukkan kapasitas terbaiknya dan masuk sebagai pemain pengganti untuk menciptakan gol guna memastikan keunggulan dua gol tanpa balas atas tim yang menempati zona maut Crystal Palace.

Penyerang yang sudah berstatus milik klub Toronto FC dari MLS itu mendapatkan pujian dari Tim Sherwood, yang menganggap ketajamannya sama sekali tidak memudar meski tidak tampil sejak menit-menit awal.

Pada Jumat lalu kubu Tottenham Hotspur telah mengumumkan bahwa mereka telah menyepakati penjualan penyerang berusia 31 tahun kepada klub MLS, Toronto FC, senilai delapan juta pound dan ia akan tetap berada di klub tersebut hingga Februari mendatang.

Pemain internasional Inggris itu masih menunjukkan kapasitas yang sebenarnya dari seorang ujung tombak di menit ke-72, meski sebelumnya pihak tuan rumah sempat mengawali gol perdana oleh Christian Eriksen di awal paruh kedua.

“Saya tahu Jermain akan mencetak gol di saat ia bermain, dan di mana pun saja berada di dunia ini pasti ia akan mencetak gol,” puji Sherwood. “Ia merupakan pencetak gol yang handal. Karena kecintaannya adalah membuat gol dan jika tidak mencetak gol, maka ia tidak akan tenang.

“Bahkan ia melakukan pemanasan bak atlet Olimpiade masa kini. Saya melihat rasa haus itu terpancar dari wajahnya, dan ketika masuk ke atas lapangan, ternyata ia membayar rasa kepercayaan yang sudah saya berikan.”

Kendati dampak dari kepergian Defoe kemungkinan besar akan terasa, namun demikian tidak membuat Sherwood kalang kabut dan ia justru tidak akan mencari penggantinya pada bursa transfer di awal tahun ini.

“Jermain sangat berbeda karena saya tahu dirinya dan ia juga mengetahui dengan baik liga ini,” tambahnya. “Saya tidak berkata bakal mendatangkan pemain yang baru ke klub ini, namun kami memang tidak mencarinya.

“Hal terakhir yang ingin anda lakukan adalah merekrut seseorang yang baru dan tidak mengetahui liga ini dengan baik. Tetapi ketika waktu adaptasi itu sudah berlalu, maka gong pun siap dibunyikan.”

Pada pertandingan tersebut sebenarnya kubu tuan rumah terbantu dengan aksi penalti dari Jason Puncheon yang tidak mampu dituntaskan dengan baik olehnya di paruh kedua dan Sherwood membakar semangat anak-anak asuhannya selepas 45 menit pertama.

“Pembicaraan tim di sepanjang istirahat tidak berjalan dengan baik. Saya selalu mengatakan kepada semua pesepakbola bahwa saya hanya membutuhkan anak-anak asuhan untuk menunjukkan sepanjang hari kemampuannya di atas lapangan. Kecuali mereka menunjukkan sebuah tekad dan ambisi untuk memenangkan suatu pertandingan, maka kemampuan itu tidak akan muncul.

“Akan tetapi kredit sepenuhnya diperoleh Defoe. Saya telah bermain sepakbola cukup banyak dan sangat mudah jika tim anda bermain prima dalam 90 menit. Hanya saja kami membutuhkan sebuah karakter permainan, ketika hal itu tidak berjalan seirama.

“Bisakah anda menggulung lengan anda dan berupaya memenuhi apa yang diinginkan oleh pendukung di kandang sendiri? Mereka bisa melakukannya dan saya sangat bangga di paruh kedua, mereka mampu menunjukkannya dengan baik.”

Sementara kekalahan itu justru menyesakkan bagi Crystal Palace dan harus kembali ke dasar klasemen, namun pelatih Tony Pulis masih optimis kalau anak-anak asuhannya masih bisa bangkit dari keterpurukan.

“Kami berhak untuk memenangkan pertandingan menjelang turun minum. Karena kami mendominasi jalannya pertandingan,” ungkap Tony Pulis.

“Di waktu yang bersamaan kami mampu mendominasi permainan dan justru tidak meraih angka sama sekali.

“Kami menunjukkan sebuah permainan sepakbola yang menarik pada hari ini. Saya sama sekali tidak melihat hal ini membawa keuntungan. Pemain-pemain sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya di atas lapangan.”