Hugo Lloris Akui Liga Inggris Adalah Liga Yang Penuh Resiko

Hugo Lloris Akui Liga Inggris Adalah Liga Yang Penuh Resiko

Hugo Lloris Akui Liga Inggris Adalah Liga Yang Penuh Resiko – Penjaga gawang asal Perancis itu terkenal akan kecepatannya di dalam garis, akan tetapi penjaga gawang tersebut sedang mandek pada beberapa kesempatan dan kipper itu juga beruntung karena tidak menerima satu hukuman penalty atas pelanggaran pada Ashley Young.

Penjaga gawang Nomor 1 di Tottenham Hotspur yaitu Hugo Lloris menyadari bahwa dirinya sedang memainkan satu ”permainan yang berisiko” dan penjaga gawang tersebut juga menikmati tantangan untuk beradaptasi dengan sepak bola di Inggris.

Lloris yang datang ke Tottenham Hotspur dari Lyon pada tahun 2012 lalu dan telah menjadi penjaga gawang pilihan pertama The Lily White meskipun terdapat sejumlah perbedaan antara Liga Premier Inggris dan Ligue 1 Perancis.

Pemain yang berusia 27 tahun itu menjadi terkenal karena telah bertindak sebagai seorang pembersih bagi Tottenham, menjaga garisnya untuk membersihkan serangan dari lawan mereka akan tetapi penjaga gawang tersebut mengatakan bahwa itu adalah bagian dari pertandingan dan bahwa dia jauh lebih suka mengurusi daerahnya di lapangan, terlepas dari tantangan yang telah dirinya hadapi semenjak menjejakkan kakinya di Inggris.

Menurut pemain asal Perancis itu, perbedaan antar sepak bola di Inggris dan juga di Perancis terletak pada kecepatan jalannya pertandingan, yang mana di Inggris tempo permainan jauh lebih cepat.
“Katakanlah di sepak bola Inggris itu berbeda dari sepak bola di Perancis, terutama dalam hal kecepatan pertandingan.”

“Juga tidak ada yang menyerah. Saya menemukan hal itu ketika datang ke sini. Di Inggris ada banyak kontak di dalam kotak, ada banyak umpan silang yang berkualitas. Ada banyak kehadiran juga.”

“Di sini, penjaga gawang itu kurang terlindungi dari pada di Perancis atau di kompetisi sepak bola lainnya di Eropa. Hal itu sangat penting untuk mengetahui bagaimana cara untuk melawan, terutama di sudut-sudut lapangan.”

“Saya selalu mendengar bahwa saya tidak cukup kuat, saya tidak memiliki tubuh yang tepat untuk liga itu. Itu bukan masalah sama sekali bagi saya, selama kamu tahu bagaimana tubuh yang kamu miliki dan juga kualitas kamu serta kekurangan kamu juga.”

“Semenjak saya telah berada di Inggris saya tidak terlalu terburu-buru untuk membangun tubuh saya. Saya telah melakukan pekerjaan sama seperti yang saya lakukan ketika di Perancis, akan tetapi beradaptasi dengan pendekatan yang begitu berbeda dari posisi penjaga gawang.”

Penjaga gawang itu juga mengakui bahwa gaya permainannya itu sedikit berisiko karena dia mencoba untuk mengendalikan area kotak penalti.

“Saya selalu memiliki satu permainan yang berisiko. Saya selalu mencoba untuk memegang kendali di kotak saya, dan bahkan sedikit lebih jauh dari itu.

“Saya ingin menjadi seorang bos dari daerah itu. Kemudian, kadang-kadang kamu mendapatkan kesuksesan, dan terkadang tidak.”