Dukungan Semangat Dari Giggs
Dalam pertandingan beberapa waktu lalu, Manchester United memang sedang dalam peforma buruk. Pasalnya MU harus menelan kekalahan dari Newcastle United tiga gol tanpa balas. Tapi salah satu gelandang senior Setan Merah, ryan Gigs menyerukan agar tidak patah semangat dengan kekalahan yang telah mereka rasakan. Dukungan semangat dari Giggs ditujukan untuk para rekan-rekan dilapangan hijau. Dia menyerukan, United harus bergerak maju menatap pertandingan di depan. Pemain asal Wales ini pun mengirim pesan kepada seluruh punggawa The Red Devils untuk secepatnya melupakan momen buruk yang melanda dalam dua pertandingan terakhir.
Betapa tidak, United harus puas mengakui keunggulan Blackburn Rovers dan Newcastle United. Imbasnya, perolahan poin mereka kini semakin menjauh dari sang pemuncak klasemen sementara Premier League, Manchester City. Kendati berada dalam posisi sulit, Giggs sama sekali tidak ragu, timnya bisa bangkit dan membalikkan keadaan di paruh kedua musim ini. Giggs yakin, semua tim pernah merasakan pahitnya kekalahan seperti yang dialami United.
“Anda bisa memiliki malam ini, tidak ada orang yang menyukainya dan menginginkannya. Tetapi itu busa terjadi,” lirih Giggs dikutip MANUTD.com, Kamis (5/1/2012). Bercermin dari permainan yang diperlihatkan The Magpies, Giggs pun memberikan acungan dua jempol atas performa menawan mereka. “Anda harus memberikan kredit kepada Newcastle. Mereka bekerja keras, mengalahkan kami dan mencetak sepasang gol bagus. Jadi kami hanya harus menerimanya dan bergerak maju ke depan,” ujarnya.
Giggs pun tidak memungkiri, St. James Park merupakan tempat yang sukar untuk mencari angka. Terlebih, United sendiri bermain di bawah performa. Akibatnya, mereka harus rela kehilangan tiga angka di laga tandang.
“Sulit datang ke tempat ini dan meraih kemenangan. Kami tidak bermain sesuai dengan kapasitas dan ketika Anda tidak melakukannya melawan tim seperti Newcastle, yang tampil terus meningkat, Anda selalu datang dan tidak bisa mengembangkan permainan,” tuntasnya.
Riise: Kartu Merah Djourou Bukan Skenario Fulham
Pemain Fulham, John Arne Riise membantah pernyataan Arsene Wenger yang menyatakan bahwa pemain Fulham sengaja melakukan skenario agar Johan Djourou dapat kartu kuning kedua. Riise menyatakan bahwa yang dilakukan oleh timnya sudah benar hingga bisa meraih kemenangan 2-1. Seperti diketahui, Arsenal gagal meraih tiga poin saat bertandang ke markas Fulham. Pelatih Arsenal, Arsene Wenger pun menuding kekalahan tersebut dikarenakan diusirnya Djourou oleh wasit Lee Probert.
Tidak hanya itu, Wenger menilai Fulham telah melakukan skenario agar pemainnya mendapatkan kartu kuning keduanya dengan memainkan Kerim Frei. Namun, Riise menyangkal pernyataan itu semua. “Kita tidak akan pernah melakukan hal semacam itu. Kita cukup paham pemain kuat seperti Kerim dan memberikan bola padanya, membuat ia berhadapan satu lawan satu serta melihat apa yang bisa ia lakukan,” ujarnya seperti dikutip ESPN, Kamis (5/1/2012).
“Itu adalah taktik kami, tapi kita tidak pernah bermain dengan tujuan membuat pemain lawan dikartu merah oleh wasit. Itu tidak fair play dan kita jelas tidak akan melakukan hal tersebut,” sambungnya. Riise sendiri menilai seharusnya Djourou mendapatkan kartu kedua sebelum kejadian itu terjadi, pasalnya ia melihat Djourou telah melakukan banyak tekel sebelumnya. Walaupun, ia sadar setiap tim pasti akan kesulitan jika kekurangan pemain.
“Saya pikir ia telah melakukan tiga tekel dalam waktu singkat, jadi kartu merah itu keputusan yang tepat dari wasit,” ujarnya. “Saya rasa sebelum kartu merahnya kami sudah bermain baik, menekan mereka namun tak bisa mendapatkan gol. Ketika mereka kehilangan seorang pemain, Anda tahu itu akan sulit untuk mereka dan kita mendapatkan energi lebih untuk lakukan serangan,” tandasnya.
