Berita Liga Inggris Potensi Kesalahan-Kesalahan Besar di Premier League

Berita Liga Inggris Potensi Kesalahan-Kesalahan Besar di Premier League

Berita Liga Inggris Potensi kesalahan-kesalahan besar di Premier League – Orang-orang penting di dalam klub-klub Liga Premier telah membuat keputusan yang bisa berakhir menjadi kesalahan besar.

Keputusan-keputusan yang diambil oleh klub dapat membuat dampak besar di Liga Premier yang  kompetitif.

Apakah itu implikasi dari masalah keuangan atau keadaan di lapangan, kesalahan dalam penilaian dapat menjadi perbedaan antara kemenangan dan kekalahan.

Semua klub-klub besar harus segera membuat keputusan dalam proses tawar-menawar akhir-akhir ini. Kami melihat lima keputusan yang ternyata bisa memiliki efek dramatis.

Arsenal | Terlalu banyak menjual pemain – Berita Liga Inggris

Hari-hari awal musim Liga Premier Arsenal telah dicap sebagai penantang gelar untuk pertama kalinya dalam lima tahun.

Namun, seperti yang banyak orang lihat, performa pemain Arsenal yang baik saat ini bisa menjadi bom waktu.

Arsene Wenger merilis tidak kurang dari 11 pemain yang masuk tim inti, baik secara permanen atau sebagai pemain pinjaman satu musim penuh di bursa transfer musim panas lalu untuk meninggalkan skuad ke banyak klub.

Andrei Arshavin, Denilson, Marouane Chamakh dan Sebastien Squillaci mungkin belum manjadi pemain besar untuk memakai strip Gunners, tetapi mereka pasti bisa menjadi pemain cadangan yang baik ketika klub mengalami krisis cedera – seperti yang Arsenal alami sekarang.

Arsenal memaksa Aaron Ramsey dan Jack Wilshere untuk bermain di sayap saat melawan West Brom akhir pekan kemarin. Mereka kekurangan pemain sayap, dan sebagai hasilnya, mereka beruntung masih bisa mengamankan satu poin di kandang West Brom.

Jika terus terjadi cedera pada pemain, kesempatan mendapatkan gelar akan semakin jauh.

Tottenham | Menghabiskan uang Gareth Bale terlalu cepat – Berita Liga Inggris

Sebagian besar fee dari hasil penjualan pemain yang memecahkan rekor dunia – Gareth Bale –  diterima oleh Tottenham kemudian diinvestasikan kembali, bahkan sebelum kesepakatan itu diumumkan.

Tottenham menghabiskan lebih dari £ 100 juta di musim panas, memecahkan rekor transfer mereka tiga kali dengan pemain Paulinho, Roberto Soldado dan Erik Lamela.

Spurs tidak ragu dengan pendekatan proaktif di jendela transfer musim panas lalu dalam upaya mencari pemain sebagai pengganti Bale yang menjadi andalan mereka.

Tapi ada sedikit kekhawatiran bahwa uang itu mungkin telah dihabiskan terlalu cepat.

Uang disebarkan ke seluruh Eropa untuk kesepakatan beberapa pemain yang sangat berbakat, tapi tampaknya tanpa memperhatikan seberapa banyak pemain yang dibutuhkan dan posisi mana yang harus diutamakan.

Pemain yang berlabel £ 26 juta, Soldado, dan £ 30 juta untuk Lamela sepertinya menjadi label harga yang tidak tepat, mengingat penampilan awal mereka di White Hart Lane yang kurang mengesankan.

Jika pemain ini gagal untuk tampil mengesankan di kemudian hari, Tottenham tidak bisa bersaing untuk masuk dalam peringkat empat besar.

Manchester United | Kehilangan Adnan Januzaj secara gratis – Berita Liga Inggris

Adnan Januzaj tampil cemerlang akhir pekan kemarin setelah dua golnya ke gawang Sunderland membawa United meraih tiga poin penuh.

Tidak diragukan lagi bahwa Fans Manchester United sangat bersemangat untuk melihat pemain berusia 18 tahun itu, yang mungkin bisa menjadi Cristiano Ronaldo berikutnya atau bahkan lebih baik.

Namun, kendalanya adalah kontrak pemain yang hampir selesai.

Tidak ada keraguan bahwa ofisial Manchester United tidak tahu tentang bakat khusus Januzaj sebelum hari Sabtu pekan lalu, tetapi mereka masih bisa melihatnya karena kontraknya  masih memasuki delapan bulan terakhir sebelum membahas pembaharuan kontrak.

Jika tidak ada perbedaan pendapat, maka kontrak akan ditandatangani dalam hitungan hari tapi sepertinya itu tidak terjadi.

Apakah Januzaj tergoda oleh klub lain seperti Barcelona atau bahkan Manchester City? Siapa yang akan mendapatkannya?

Kepergiannya akan menjadi pukulan besar bagi David Moyes dan bisa melambangkan awal dari penurunan Old Trafford yang spektakuler.

Chelsea | Mempekerjakan kembali Jose Mourinho – Berita Liga Inggris

Kedatangan Jose Mourinho yang kedua dianggap sebagai reinkarnasi dari legenda yang mulia di Stamford Bridge.

Tapi penganut Alkitab tahu bahwa dengan kembalinya Mesias berarti hanya satu hal : Kiamat.

Itu mungkin terlalu dramatis tetapi tidak akan terlalu aneh untuk menunjukkan bahwa ‘kembali’ adalah kesalahan bagi kedua belah pihak.

Mourinho kembali ke Chelsea menandakan bahwa pemilik klub hanya memiliki sedikit gagasan terhadap apa yang dia inginkan.

Mempekerjakan Andre Villas-Boas menunjukkan bahwa Roman Abramovich bersedia mengorbankan keberhasilan dalam jangka pendek demi membangun sebuah tim sepak bola yang bermain menarik. Memecatnya beberapa bulan kemudian telah menunjukkan ketidakpastian pendiriannya yang dengan mudah diprediksi.

Mempekerjakan Rafa Benitez selama enam bulan sebelum kembali ke Mourinho dengan ekor diantara dua kakinya berarti sekarang tim Chelsea penuh dengan pemain berideologi campuran.

Dengan kontroversi seputar situasi Juan Mata menyoroti hal itu dengan sempurna, Mourinho memainkan dengan cara yang membosankan, namun efektif, yang tidak butuh pemain kreatif.

Apa yang Chelsea punya adalah sebuah tim berbakat yang tidak tahu jenis sepakbola mana mereka seharusnya bermain. Sebagai hasilnya mereka bisa menderita.

Manchester City | Terlalu banyak striker – tidak cukup defender – Berita Liga Inggris

Manchester City pergi mencari striker yang sedikit gila di musim panas di bawah manajer baru Manuel Pellegrini.

Mereka menandatangani Alvaro Negredo dan Stevan Jovetic meskipun fakta tahu bahwa hanya satu terabaik- Carlos Tevez.

Meskipun baik dalam serangan, mereka tidak banyak membantu lini pertahanan jika posisi mereka diserang. Anehnya mereka hanya menandatangani Martin Demichelis untuk memberikan penutup di bek tengah meskipun ada kekhawatiran kebugaran pada kepala Vincent Kompany.

Kolo Toure meninggalkan klub dengan status bebas transfer dan sejak menemukan pelipur lara di Anfield bersama Liverpool dan dia belum tergantikan di Etihad,

Meskipun budget transfer mereka tak berujung, pencarian pemain bek belum berhasil, dan ditambah dengan penampilan buruk Joe Hart, mereka bisa kehilangan kesempatan mendapatka gelar juara atau yang lebih buruk – selesai diatas empat besar.