Berita Liga Inggris Noble dan Nolan Bantu Ravel di West Ham

Berita Liga Inggris Noble dan Nolan Bantu Ravel di West Ham

Berita Liga Inggris Noble dan Nolan Bantu Ravel di West Ham – Pemain berusia 20 tahun itu menunjukkan kualitasnya 18 bulan setelah dikeluarkan dari Old Trafford yang mengikuti rangkaian ketidakadilan berkisar dari menyaksikan intimidasi hingga melewatkan latihan.

Ketua West Ham, David Gold, dapat mengenang kembali hari-hari dimana Ravel Morrison tidak pernah tersenyum, dan permasalahannya adalah pemain hebatnya yang dulu memebela Manchester United telah saling berinteraksi dengan rekan satu timmnya di West Ham.

Ia mengingat betapa kemampuan berkomunikasi anak muda yang menyusahkan itu masih kurang, 18 bulan setelah meninggalkan Old Trafford dengan Sir Alex Ferguson menyatakan: “Dia harus meninggalkan Manchester”.

Anjurannya menyatakan dengan jelas: Morrison perlu mengubah lingkungannya, temannya dan kenalannya – dan meskipun London Timur mungkin bukan merupakan tempat tujuan yang jelas, perubahan pemandangan telah mengubah secara jelas karir atau bahkan hidup pemain berusia 20 tahun tersebut.

“Pada awalnya Ravel merasa tidak nyaman dengan orang-orang – kemampuan berhubungannya tidak bagus,” Gold mengatakan pada Goal. “Tapi keinggrisan ruang ganti kami cukup membantu.

“Kevin adalah pemimpin di ruang ganti dan memutuskan untuk melibatkannya. Baik dia dan Mark mengambil sebuah ketertarikan khusus dan mengundangnya makan ke rumahnya.

“Tidak ada peraturan khusus yang diatur untuk berurusan dengannya atau siatuasi yang dialaminya. Ini semua tentang melakukan hal yang benar yang kau inginkan oleh orang lain.

“Pihak Manchester itu sulit. Tapi bagi Mark yang memang lahir di Canning Town, Rav punya seseorang yang tahu bagaimana membimbing dan mengarahkannya.”

Perubahan pemandangan dan campur tangan dari Noble dan Nolan, juga manajer Sam Allardyce, telah pasti membantu pemain berusia 20 tahun itu untuk mulai menyadari potensinya yang sangat banyak. Bahkan Gold telah ikut menyumbangkan dengan mengusahakan agar secara berkala berbicara pada pemuda itu, membangun dan memelihara sebuah hubungan dan membuatnya merasa diinginkan.

Tapi mantan ketua Birmingham itu meyakini bahwa Morrison sendiri telah menjadi ketua yang memberikan kekuatan dibalik kemajuannya akan nasib baik.

“Setiap orang memainkan sebuah bagian dan kami melihat hasilnya. Tapi harus dikatakan bahwa perubahan telah datang dari diri Ravel sendiri,” dia menambahkan.

“Ravel tahu bahwa dia bisa menjadi apapun yang dia inginkan dan ini adalah klub yang baik baginya dari berbagai sudut pandang. Rav adalah bagian dari tempat ini dan dia tahu ini.”

Gold tergetar melihat Morrison menikmati sepak bolanya dan bermain dengan senyuman di wajahnya, sesuatu yang jarang dapat dilihat di sekitaran Carrington selama tahun-tahun pertumbuhannya.

“Hal yang menakjubkan untuk dilihat,” tambahnya. “Kami mendengar sangat banyak pemuda melakukan sebaliknya.

“Kami telah memliki prospek besar ini dalam di 14, 15, dan 16 gagal untuk alasan apapun, jadi untuk melihat Rav sekarang muncul di atas itu luar biasa setelah permulaan yang telah dimilikinya. Ini adalah kisah yang berakhir bahagia Berita Liga Inggris.”