Berita Bola

Archive for January, 2012

Pemain Didikan Bayern Tidak Kalah Dengan Pemain Barca

Siapa yang tak tahu klub raksasa Spanyol, Barcelona. Semua orang sudah tahu para pemain bintang yang telah mereka didik. Banyak yang menilai jika Barcelona menjadi salah satu klub yang memiliki banyak gudang pemain handal. Barcelona dengan La Masia-nya sudah mengundang decak kagum dunia lewat pemain-pemain yang mereka hasilkan. Kini Bayern Munich mengklaim kalau pemain-pemain didikan mereka juga tak kalah bagusnya. Dari era Xavi Hernandez, sampai Andres Iniesta, Lionel Messi, Sergio Busquets, Gerard Pique, Pedro Rodriguez, dan hingga yang paling anyar seperti Thiago Alcantara dan Isaac Cuenca, Barca telah menunjukkan diri sebagai salah satu klub yang sukses menelurkan pemain berbakat. Hasil di lapangan pun berbicara dengan sendirinya mengenai sukses itu.

Permainan apik Barca disebut tak lepas dari solidnya skuad dan betapa pahamnya pemain-pemain binaan klub mengaplikasikan filosofi klub dalam permainan. Hasilnya, tiga gelar La Liga dan dua gelar Liga Champions sejak tahun 2009 berhasil mereka raih. Trofi-trofi itu pun masih ditambah dengan dua gelar Kejuaraan Dunia Antarklub. Bayern, yang belakangan juga banyak memasukkan para pemain didikan mereka ke tim utama, mengklaim jika didikan mereka sama bagusnya. Presiden Bayern, Uli Hoeness, menyebut bahwa nama-nama seperti Thomas Mueller, Toni Kroos, dan David Alaba punya potensi untuk mengangkat klub, sama seperti yang dilakukan Iniesta dkk. di Barca.

“Orang-orang hanya berbicara soal Barcelona dan talenta muda mereka. Tapi, kami juga tidak buruk,” ujar Hoeness kepada DPA. “Lihat saja tim kami saat ini: (Bastian) Schweinsteiger, (Philipp) Lahm, Mueller, (Holger) Badstuber, Kroos, dan Alaba,” lanjutnya.

Mueller telah menunjukkan bahwa dirinya pemain depan jempolan sejak musim 2009/10 dan pada Piala Dunia 2010 lalu. Sementara kini, giliran Kroos yang unjuk kebolehan sebagai salah satu gelandang serang terbaik di Bundesliga. “Kroos telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Jika Anda ingin mengejar Barca, Anda butuh pemain seperti dia,” tukas Hoeness.

Setelah Pecat Pemain yang ‘Curi Sampo’, Freiburg Juga Depak Pelatih
Pemecatan kembali dilakukan Freiburg. Setelah minggu lalu memutus kontrak seorang pemainnya yang “mencuri sampo”, klub papan bawah Liga Jerman itu memberhentikan pelatihnya, Marcus Sorg. Sorg didepak setelah dinilai buruk menangani Freiburg di paruh pertama musim ini. Dari 17 pertandingan mereka cuma mendapatkan 13 poin dan menunggui dasar klasemen. Di musim lalu, dengan skuad nyaris sama, mereka finis nomor sembilan.

Dalam sejarahnya di Bundesliga, ini adalah kali pertama Freiburg memecat pelatih. Figur yang digantikan Sorg adalah Robin Dutt, yang meninggalkan Badenova-Stadium untuk bergabung dengan Bayer Leverkusen. Sebelum dilatih Dutt, Freiburg ditangani Volker Finke dari 1991 sampai 2007, yang menjadikan dia sebagai manajer terlama yang pernah menukangi sebuah klub dalam sejarah sepakbola profesional di Jerman.

Dalam pernyataannya, sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (29/12/2011), direktur sport Freiburg, Dirk Dufner, sekaligus mengumumkan kebijakan klub untuk mempromosikan asisten pelatih Christian Streich sebagai pelatih kepala, menggantikan Sorg. Minggu lalu Freiburg juga memberhentikan seorang pemainnya, Yacine Abdessadki, terkait insiden di sebuah hotel di kota Koeln, saat tim mereka menginap pada 10 Desember. Gelandang Maroko kelahiran Prancis itu didakwa mencuri empat botol sampo dan merusak dispenser di kamar mandi kamar hotelnya.

Dalam pembelaannya, Abdessadki mengatakan bahwa saat mandi ia mendapati dispenser samponya kosong. Ia lalu ke kamar sebelahnya, yang ditempati kapten Heiko Butscher dan Jonathan Schmid, untuk memperoleh sampo. Teman sekamarnya, Garra Dembele kemudian pergi ke lobi hotel untuk meminta beberapa botol sampo. Menurut versi Freiburg, mereka tidak mau mengganti kerugian dispenser sampo, yang diklaim pihak hotel sengaja dirusak oleh Abdessadki. Klub merasa hal memalukan itu tidak pantas dilakukan oleh seorang pemain profesional, dan sebab itu memecatnya.

Be the first to comment - What do you think?  Posted by admin - January 9, 2012 at 4:14 pm

Categories: Liga Jerman   Tags:

Villa Tertarik Pinjam Keane

Memiliki para pemain bintang adalah harapan semua klub. Robbie Keane berpeluang untuk kembali ke Premier League meski cuma sebentar. Kubu Aston Villa telah menyatakan diri tertarik untuk meminjam eks penyerang Tottenham Hotspur dan Liverpool itu. Villa sudah memulai pembicaraan dengan klub pemilik Keane, Los Angeles Galaxy. Mereka berharap bisa meminjam pemain berusia 31 tahun itu pada periode Januari-Februari ini dan kemudian akan mengembalikannya sebelum Major League Soccer (MLS) dimulai pada bulan Maret.

“Kami tentu mengejar itu dan, pada saat ini, kedua belah pihak tertarik,” terang Manajer Villa, Alex McLeish, yang dikutip Yahoosports. “Robbie punya banyak pengalaman sebagai seorang striker. Itu yang pertama dan terpenting. Dia juga merupakan karakter yang hebat,” jelasnya. “Pemain bisa mencerahkan ruang ganti juga, dan faktor-faktor ini semua sangat penting dalam permainan profesional,” kata McLeish.

Kalau kesepakatan peminjaman ini terealisasi, maka Keane akan mengikuti jejak rekan setimnya di Galaxy, Landon Donovan. Donovan sudah lebih dulu dipinjamkan ke Everton. “Jika sampai hari Senin kami tidak tahu, maka mungkin ini tak akan terlaksana. Itulah mengapa saya tak mau bicara terlalu banyak karena bisa saja itu tak terjadi,” ujar McLeish. “Saya bisa bilang bahwa peluangnya sedikit lebih baik daripada 50-50,” tandasnya.

Pantai Gading Tolak Permintaan City Soal Toure Bersaudara
Harapan Manchester City menahan kepergian Yaya Toure dan Kolo Toure lebih lama pupus, setelah timnas Pantai Gading menolak keinginan The Citizens tersebut. Awalnya City ingin memakai Toure bersaudara untuk laga kontra Manchester United akhir pekan ini di babak ketiga Piala FA. Ini berarti Yaya dan Kolo akan telat bergabung dengan rekan-rekannya di pemusatan latihan jelang Piala Afrika 2012.

Rencananya skuad Pantai Gading asuhan Francois Zahoui akan bertemu di Paris sebelum bertolak ke Abu Dhabi untuk menjalani latihan selama dua pekan, sebelum berlaga di Piala Afrika yang akan dihelat di Ekuatorial Guinea- Gabon dari 21 Januari hingga 12 Februari. Namun, harapan City dipastikan musnah setelah Zahoui menegaskan jika pihaknya akan tetap mengikuti peraturan FIFA yakni pemain yang dipilih mengikuti turnamen resmi, minimal harus berkumpul dua pekan sebelum hari-H

“Klub tahu peraturan itu. Saya mengharapkan mereka tahu deadline FIFA,” tutur Zahoui kepada BBC. “Timnas Pantai Gading dipimpin oleh orang yang sangat berpendidikan dan saya terkejut jika orang-orang di Inggris berpikir kami tidak mengetahui soal deadline FIFA,” tuntas Zahoui.

Kehilangan Yaya tentunya adalah yang paling merugikan untuk City, karena pesepakbola 28 tahun itu adalah pemain kunci tim asuhan Roberto Mancini musim ini. Perannya di lini tengah sebagai penyeimbang permainan tak tergantikan.

Be the first to comment - What do you think?  Posted by admin - at 4:11 pm

Categories: Liga Inggris   Tags:

Ribery Kecewa Rues Gabung Dortmund

Pentolan Bayern Munich, Franck Ribery mengaku kecewa melihat keputusan Marco Reus yang memilih bergabung ke Borussia Dortmund dari Borussia M’Gladbach pada bursa transfer musim dingin ini. Maklum, Reus sebelumnya menjadi pemain incaran Munich. Berbagai upaya pun ditempuh FC Hollywood untuk mendapatkan jasa ujung tombak muda 22 tahun tersebut. Sial, upaya Munich mendaratkan Reus terhenti setelah BVB mengikatnya dengan kontrak permanen hingga 2017 mendatang.

Tidak main-main, Die Borussen dilaporkan merogoh kocek 17,5 juta euro untuk mendapatkan jasa mantan pemain timnas Jerman U-21 tersebut. Rencananya, Reus akan bergabung dengan Dortmund pada musim depan. “Ini sangat disayangkan. Saya lebih senang, dia memutuskan bergabung dengan Munich,” kata Ribery dikutip TZ, Kamis (5/1/2012). Senada dengan Ribery, Holger Badstuber hanya bisa geleng-geleng kepala melihat langkah ke depan Reus yang memilih berkostum Dortmund. Akan tetapi, Badstuber kembali mengingatkan, semua pihak harus menghormati keputusan Reus.

“Pemain telah memutuskannya dan memiliki alasan bagus untuk itu. Kami harus bisa menghormati keputusannya. Ini sangat disayangkan, meskipun sebagai muda Jerman dan dia sangat pantas main di Munich,” tuntas bek muda Die Bayern tersebut. Jangan heran, bila Reus menjadi rebutan raksasa Bundesliga menyusul penampilan gemilangnya di hingga paruh musim ini. Reus sukses menyarangkan 10 gol dalam 15 pertandingan yang membuat namanya mulai diperhitungkan klub mapan dari Bavaria itu.

“Banderol Goetze Kemahalan”
Sadar akan Mario Goetze sedang menjadi incaran sejumlah klub-klub top Eropa, Borussia Dortmund segera memagarinya dengan banderol tinggi. Dortmund mematok harga Götze sebesar 40 juta euro. Götze sedang menjadi prospek panas, pada bursa transfer kali ini. Sebut saja Arsenal, Barcelona, Real Madrid dan Bayern Munich juga sempat meminatinya. Tapi belakangan, Bayern menarik ketertarikannya.

Bagi petinggi Bayern, Uli Hoeneβ, banderol sebesar 40 juta euro, adalah angka yang ‘gila’. Mungkin banderol sebesar itu tidak terlalu menjadi masalah untuk tim Spanyol atau Inggris, tapi di Jerman, banderol sebesar itu, bukan hal yang lazim. “Memasang harga 40 juta euro (USD 52 juta) atau mungkin dilebihkan – kami tidak akan pernah melakukan itu, karena terlalu mahal. Mungkin harga transfer yang tinggi, berjalan di Spanyol atau Inggris, tapi selama ini, tidak dengan Jerman,” papar Hoeneβ, seperti dikutip Super Sport, Kamis (5/1/2012).

Ya, seperti yang diuraikan di atas, harga sebesar itu tidak lazim dalam sepakbola Jerman. Terlebih jika hanya ingin ‘memaksa’ seorang pemain untuk terus menetap. Jika terjadi, hal itu dinilai tidak sehat, karena terkesan menghilangkan kesempatan seseorang untuk berkembang di tempat lain. “Kami tidak ingin hal ‘gila’ itu terjadi hanya karena ingin mempertahankan pemain muda Jerman di tanah Jerman dengan cara apapun,” tambahnya.

Selain itu, Hoeneβ mengungkapkan alasan Die Roten, untuk mundur dari medan perebutan Götze. Baginya, belum saatnya Munich berambisi mendapatkannya, karena Munich masih punya banyak ‘stok’ gelandang mumpuni. Tentunya, Bayern tak ingin membiarkan talenta hebat seperti Götze hanya menjadi penghuni bench. “Jika mendapatkannya sekarang, di mana dia harus kami mainkan di dalam tim kami?,” tuntas Hoeneβ.

Be the first to comment - What do you think?  Posted by admin - at 4:09 pm

Categories: Sepakbola Dunia   Tags:

Dukungan Semangat Dari Giggs

Dalam pertandingan beberapa waktu lalu, Manchester United memang sedang dalam peforma buruk. Pasalnya MU harus menelan kekalahan dari Newcastle United tiga gol tanpa balas. Tapi salah satu gelandang senior Setan Merah, ryan Gigs menyerukan agar tidak patah semangat dengan kekalahan yang telah mereka rasakan. Dukungan semangat dari Giggs ditujukan untuk para rekan-rekan dilapangan hijau. Dia menyerukan, United harus bergerak maju menatap pertandingan di depan. Pemain asal Wales ini pun mengirim pesan kepada seluruh punggawa The Red Devils untuk secepatnya melupakan momen buruk yang melanda dalam dua pertandingan terakhir.

Betapa tidak, United harus puas mengakui keunggulan Blackburn Rovers dan Newcastle United. Imbasnya, perolahan poin mereka kini semakin menjauh dari sang pemuncak klasemen sementara Premier League, Manchester City. Kendati berada dalam posisi sulit, Giggs sama sekali tidak ragu, timnya bisa bangkit dan membalikkan keadaan di paruh kedua musim ini. Giggs yakin, semua tim pernah merasakan pahitnya kekalahan seperti yang dialami United.

“Anda bisa memiliki malam ini, tidak ada orang yang menyukainya dan menginginkannya. Tetapi itu busa terjadi,” lirih Giggs dikutip MANUTD.com, Kamis (5/1/2012). Bercermin dari permainan yang diperlihatkan The Magpies, Giggs pun memberikan acungan dua jempol atas performa menawan mereka. “Anda harus memberikan kredit kepada Newcastle. Mereka bekerja keras, mengalahkan kami dan mencetak sepasang gol bagus. Jadi kami hanya harus menerimanya dan bergerak maju ke depan,” ujarnya.

Giggs pun tidak memungkiri, St. James Park merupakan tempat yang sukar untuk mencari angka. Terlebih, United sendiri bermain di bawah performa. Akibatnya, mereka harus rela kehilangan tiga angka di laga tandang.

“Sulit datang ke tempat ini dan meraih kemenangan. Kami tidak bermain sesuai dengan kapasitas dan ketika Anda tidak melakukannya melawan tim seperti Newcastle, yang tampil terus meningkat, Anda selalu datang dan tidak bisa mengembangkan permainan,” tuntasnya.

Riise: Kartu Merah Djourou Bukan Skenario Fulham
Pemain Fulham, John Arne Riise membantah pernyataan Arsene Wenger yang menyatakan bahwa pemain Fulham sengaja melakukan skenario agar Johan Djourou dapat kartu kuning kedua. Riise menyatakan bahwa yang dilakukan oleh timnya sudah benar hingga bisa meraih kemenangan 2-1. Seperti diketahui, Arsenal gagal meraih tiga poin saat bertandang ke markas Fulham. Pelatih Arsenal, Arsene Wenger pun menuding kekalahan tersebut dikarenakan diusirnya Djourou oleh wasit Lee Probert.

Tidak hanya itu, Wenger menilai Fulham telah melakukan skenario agar pemainnya mendapatkan kartu kuning keduanya dengan memainkan Kerim Frei. Namun, Riise menyangkal pernyataan itu semua. “Kita tidak akan pernah melakukan hal semacam itu. Kita cukup paham pemain kuat seperti Kerim dan memberikan bola padanya, membuat ia berhadapan satu lawan satu serta melihat apa yang bisa ia lakukan,” ujarnya seperti dikutip ESPN, Kamis (5/1/2012).

“Itu adalah taktik kami, tapi kita tidak pernah bermain dengan tujuan membuat pemain lawan dikartu merah oleh wasit. Itu tidak fair play dan kita jelas tidak akan melakukan hal tersebut,” sambungnya. Riise sendiri menilai seharusnya Djourou mendapatkan kartu kedua sebelum kejadian itu terjadi, pasalnya ia melihat Djourou telah melakukan banyak tekel sebelumnya. Walaupun, ia sadar setiap tim pasti akan kesulitan jika kekurangan pemain.

“Saya pikir ia telah melakukan tiga tekel dalam waktu singkat, jadi kartu merah itu keputusan yang tepat dari wasit,” ujarnya. “Saya rasa sebelum kartu merahnya kami sudah bermain baik, menekan mereka namun tak bisa mendapatkan gol. Ketika mereka kehilangan seorang pemain, Anda tahu itu akan sulit untuk mereka dan kita mendapatkan energi lebih untuk lakukan serangan,” tandasnya.

Be the first to comment - What do you think?  Posted by admin - at 4:07 pm

Categories: Liga Inggris   Tags:

Jerman Memiliki Segalanya untuk Juara Euro 2012

Sepakbola Jerman memang selalu menjadi salah satu tempat sepakbola yang menjadi legenda. Banyak para pemain bintang yang telah dibesarkan disana. Adapun para pemain Jerman yang telah hijrah ke Liga lain. Kabar terbaru jika jerman memiliki segalanya untuk juara Euro 2012. hal ini diungkapan oleh legenda sekaligus bos besar Bayern Munich, Uli Hoeneβ, kali ini adalah momen yang tepat bagi Jerman, untuk menjadi jawara Eropa lagi. Terlebih melihat perkembangan yang terjadi, selama beberapa waktu ini di bawah asuha Joachim Löw. Sejak dipegang Löw, masyarakat Jerman terhadap prestasi timnasnya kian antusias. Apalagi sejak menjadi runner up Euro 2008 dan juara ketiga Piala Dunia 2010. Performa Jerman juga bisa dibilang stabil dan konsisten.

Terlihat dari bagaimana Die Nationalmannschaft melangkah ke putaran final dengan pasti, dari fase kualifikasi. Dan yang paling mencolok dan membuat Hoeneβ kian yakin terhadap Jerman kali ini, adalah ketika Jerman membuat Belanda mati kutu, di sebuah laga uji coba. Bulan November lalu, De Oranje dan Jerman bentrok dalam partai persahabatan. Tapi memang sudah dari ‘sononya’, terlebih masalah historis, tak ada yang namanya pertandingan yang betul-betul persahabatan di antara keduanya.

Der Panzer sukses melibas Belanda, 3-0 dan kemenangan itu disambut gegap gempita oleh seluruh warga dan fans Jerman di manapun. Tapi keadaan berbeda terlihat di Belanda, rona kekecewaan yang hanya terpampang di tiap manusia yang mengaku warga negara Belanda atau mengaku sebagai fans Belanda.

Permainan Jerman saat itu mengundang kekaguman, bahkan untuk Hoeneβ. Oleh karena itu, Hoeneβ yakin, Trofi Euro hanya tinggal menunggu waktu untuk sampai ke genggaman Jerman. “Anda harus angkat topi untuk Löw dan timnya. Sejak babak pertama ketika menang 3-0 melawan Belanda, Jerman memainkan sepakbola dari planet lain,” sanjung Hoeneβ, seperti dikutip Goal, Kamis (5/1/2012).

“Berdasarkan pertandingan itu, saya yakin kami akan menjadi juara Eropa. Tim nasional kami sudah punya segalanya untuk mengalahkan siapapun,” pungkasnya.

Sedangkan beberapa waktu lalu, Low Akui Buruknya Penanganan Karier Ballack.Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Low akhirnya mengakui bahwa berahirnya karir Michael Ballack di tim nasional Jerman ditangani dengan buruk. Loew juga mengaku sangat ingin memperbaiki hubungannya dengan mantan kapten timnas Jerman tersebut.

Ballack sejatinya akan dijadikan pemain senior yang memimpin der Panser di Piala Dunia 2010 oleh Low. Namun cedera di final FA Cup kala Chelsea bersua Portsmouth membuat pemain yang kini berusia 35 tahun itu tidak ikut ke Afrika Selatan. Setelah Ballack sembuh, Low mengungkapkan di bulan Juni lalu bahwa dirinya tidak ingin membawa Ballack itu dalam kualifikasi Euro 2012. Hal itu dikarenakan dirinya ingin fokus dalam pengembangan pemain muda.

Namun di luar dugaan, asosiasi sepak bola Jerman malah menawarkan Ballack partai perpisahan dari tim nasional dalam laga persahabatan antara Jerman dengan Brasil. Hal itu membuat Ballack marah, dan merasa tidak diperlakukan dengan baik oleh Low serta menganggap laga perpisahan itu sebagai lelucon. “Kami semua yang terlibat dalam hal itu harus menemukan solusi yang lebih baik. Semua pihak yang terlibat. Seperti saat itu, dan bagaimana itu berlanjut kini, itu tidak memuaskan,” tegas Low seperti dilansir dari Soccerway, Senin (19/12/2011).

Low sendiri ternyata tidak ingin hubungannya dengan Ballack terus membeku dengan menyatakan,“ Saya harap bisa memperbaiki hal ini suatu saat nanti.”

Ballack memang sebelumnya adalah nyawa di lini tengah Jerman. Namun sejak ditangani Low, ketergantungan atas sosok Ballack menghilang karena munculnya sosok semacam Sami Khedira dan Mesut Ozil. Usia yang semakin senja serta kerap didera cedera menjadi salah satu alasan utama Low menepikan Ballack, hal yang pada akhirnya mengorbankan hubungan kedua orang berpengaruh di ranah sepak bola Jerman tersebut.

Be the first to comment - What do you think?  Posted by admin - at 4:03 pm

Categories: Euro 2012   Tags:

« Previous Page

Berita Bola